š Kuat Medan Magnet Disekitar Kawat Berarus Dapat Diperbesar Bila
Agarkuat medan nol, kuat medan yang dihasilkan kawat A dan kawat B harus berlawanan arah dan sama besar. Posisi yang mungkin adalah di sebelah kiri kawat A atau di sebelah kanan kawat B. Mana yang harus di ambil, ambil titik yang lebih dekat ke kuat arus lebih kecil. Sehingga posisinya adalah disebelah kiri kawat A namakan saja jaraknya sebagai x.
Berkaitandengan besaran ini, kuat medan magnet dideļ¬nisikan sebagai kerapatan garis-garis gaya magnet. dan arus listrik yang dihasilkan. Jika dihubungkan dengan lampu, nyala lampu makin terang. GGL induksi pada dinamo dapat diperbesar dengan cara putaran roda dipercepat, menggunakan magnet yang kuat (besar), jumlah lilitan diperbanyak
Penyimpanganmagnet jarum kompas diakibatkan oleh adanya medan magnet disekitar kawat berarus. Percobaan ini ditemukan oleh leh Hans Christian Oersted (1770-1851). Jika kuat arus listrik yang mengalir pada kawat diperbesar maka jarum akan semakn menyimpang. Arah penyimpangan jarum kompas bergantung arah arus listrik yang mengalir dalam kawat.
Besarnyamedan Magnet disekitar kawat lurus panjang berarus listrik. Dipengaruhi oleh besarnya kuat arus listrik dan jarak titik tinjauan terhadap kawat. Semakin besar kuat arus semakin besar kuat medan magnetnya, semakin jauh jaraknya terhadap kawat semakin kecil kuat medan magnetnya.
Disampingitu sel tubuh manusia mempunyai kuat medan listrik sekitar 10 juta Volt/m yang jauh lebih kuat dari medan listrik luar. Medan listrik dan medan magnet dengan frekuensi ekstrim rendah ini juga tidak mungkin menimbulkan efek panas seperti yang dapat terjadi pada efek medan elektromagnet gelombang mikro, frekuensi radio, dan frekuensi
ImbasElektromagnetik 95 Setelah memahami contoh di atas dapat kalian coba soal berikut. b. Gaya Lorentz yang timbul pada kawat sebesar : F = i. .B = 0,0025 . 0,25 . 0,04 = 2,5.10-5 N Sebuah kawat digerakkan kelajuannya 20 m/s dalam medan magnet homogen 0,8 Wb/m 2.Panjang kawat 20 cm. Ujung-ujung penghantar kemudian dihubung-kan pada lampu yang berhambatan 40 Ī©.
Untukkawat tak berarus kompas tetap sejajar kawat. Jika kawat dialiri arus listrik maka jarum kompas akan menyimpang. Penyimpangan ini dapat membuktikan bahwa di sekitar kawat berarus timbul medan magnet. Dari penemuan Oersted ini dapat membuktikan bahwa arus listrik sangat berhubungan dengan medan magnet. Besar medan magnet atau kuat medan
Medanmagnet dapat diproduksi oleh gerakan muatan listrik, seperti arus listrik yang mengalir di sepanjang kabel dan memberikan kenaikan pada gaya magnetik. 2001). Penyimpangan magnet jarum kompas akan makin besar jika kuat arus listrik yang mengalir melalui kawat diperbesar. Arah penyimpangan jarum kompas bergantung arah arus listrik yang
Selamaabad ke- 18, para peneliti sudah mengenal magnet dan listrik. Namun, keduanya dianggap berbeda. Hingga pada tahun 1820, secara tidak sengaja Hans Christian Oersted menemukan bahwa di sekitar kawat berarus terdapat medan magnet. Medan magnet di sekitar penghantar berarus listrik disebut Induksi Magnetik.
.
Hans Cristian Oersted 1777 ā1851 seorang fisikawan berasal dari Denmark, melakukan percobaan pada tahun 1819. Dalam percobaan tersebut Oersted meletakkan jarum di dekat kawat yang tidak dialiri arus listrik dan meletakkan jarum kompas di dekat kawat yang dialiri arus listrik. Oersted melihat bahwa jarum kompas tidak menimpang atau berubah posisi ketika diletakkan di dekat kawat yang tidak dialiri arus listrik, tetapi ketika jarum kompas diletakkan di dekat kawat yang dialiri arus listrik maka jarum kompasnya menyimpang dari posisi semula. Dari percobaan tersebut Oersted membuat kesimpulan sebagai berikut Di sekitar kawat penghantar yang dialiri arus listrik terdapat atau timbul medan magnet;Arah gaya magnet yang menyimpangkan jarum kompas bergantung pada arah arus listrik yang mengalir pada kawat;Besarnya medan magnet disekitar kawat berarus listrik bergantung pada kuat arus listrik dan jaraknya terhadap kawat. Berdasarkan percobaan Oersted dapat diketahui bahwa arus di dalam sebuah kawatakan menghasilkan efekāefek magnetik. Efek magnetik ini terlihat saat jarum kompas didekatkan dengan kawat berarus listrik. Jarum kompas akan menyimpang atau dibelokkan dari arah semula. Keadaan tersebut dapat diperlihatkan dari gambar di bawah ini Gambar 3. Arah jarum kompas disekitar kawat berarus listrik Hukum Biot āSavart Pada saat Hans Christian Oersted melakukan percobaan untuk mengamati hubungan kelistrikan dan kemagnetan, Oersted belum sampai pada tahap menghitung besar kuat medan magnet di suatu titik di sekitar kawat berarus. Perhitungan secara matematis baru dikemukakan oleh ilmuwan dari Prancis yaitu Jean Bastiste Biot dan Felix Savart. Berdasarkan hasil percobaannya mengenai medan magnet disuatu titik P yang dipengaruhi oleh suatu kawat penghantar dl yang dialiri arus listrik I diperoleh kesimpulan bahwa besarnya kuat medan magnet yang kemudian disebut induksi magnet yang diberi lambang B dititik P Gambar 4. Hukum Biot-Savart Berbanding lurus dengan kuat arus listrik IBerbanding lurus dengan panjang kawat dlBerbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara titik P ke elemen kawat penghantar rSebanding dengan sinus sudut apit Īø antara arah arus dengan garis hubung antara titik P ke elemen kawat penghantar. Pernyataan tersebut dikenal dengan hukum BiotāSavart yang secara matematis dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan dB=k \frac{ \theta }{r^2} dB= \frac{ \mu _0}{2 \pi } \frac{ \theta }{r^2} Hukum Ampere Hukum BiotāSavart merupakan hukum yang umum yang digunakan untuk menghitung kuat medan magnet yang dihasilkan oleh arus listrik. Apapun bentuk konduktor yang dialiri arus, dan berapa pun arus yang mengalir, maka kuat medan magnet di sekitar arus tersebut selalu memenuhi hukum BiotāSavart. Namun, kita tidak selalu mudah menentukan kuat medan magnet di sekitar arus dengan menggunakan hukum BiotāSavart. Untuk bentuk kawat yang rumit, maka integral pada hukum BiotāSavart tidak selalu dapat diselesaikan. Oleh karena itu, perlu dikaji metode alternatif untuk menentukan kuat medan magnet di sekitar arus listrik. Salah satu metode yang cukup sederhana yang akan dibahas di sini adalah hukum Hukum BiotāSavart merupakan hukum yang umum yang digunakan untuk menghitung kuat medan magnet yang dihasilkan oleh arus listrik. Apapun bentuk konduktor yang dialiri arus, dan berapa pun arus yang mengalir, maka kuat medan magnet di sekitar arus tersebut selalu memenuhi hukum BiotāSavart. Namun, kita tidak selalu mudah menentukan kuat medan magnet di sekitar arus dengan menggunakan hukum BiotāSavart. Untuk bentuk kawat yang rumit, maka integral pada hukum BiotāSavart tidak selalu dapat diselesaikan. Pada beberapa peralatan listrik, kita sering melihat sebuah kawat yang dililitkan pada sebuah logam yang dikenal sebagai kumparan. Ketika peralatan tersebut dialiri arus listrik maka kumparannya akan menimbulkan magnet disekitarnya. Untuk mencari besar medan magnet di sekitar kumparan kita akan menemukan kesulitan jika menggunakan hukum BiotāSavart. Hal yang mudah untuk menentukannya adalah dengan menggunakan hukum Ampere. Secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut \oint B\,dl\,cos \theta = \mu_0 Persamaan di atas nantinya akan disederhanakan pada saat diaplikasikan pada bentuk penghantar yang berbedaābeda. Induksi Magnet Pada Kawat Lurus Berarus Listrik Sebuah kawat lurus yang dialiri arus listrik akan menimbulkan induksi magnet dengan arah sesuai dengan kaidah tangan kanan. Untuk menunjukkan arah induksi magnet di sekitar kawat lurus berarus listrik, genggamlah kawat dengan tangan kanan dengan ibu jari terbuka. Sesuai dengan kaidah tangan kanan, arah ibu jari menunjukkan arah arus listrik,sedangkan arah keempat jari yang lain menunjukkan arah medan magnet, seperti terlihat pada gambar berikut Gambar 5. Kaidah tangan kanan kawat lurus berarus listrik Tanda X adalah masuk . adalah keluarBagaimana dengan besar induksi magnetnya?Sebuah kawat yang dialiri arus sebesar š akan menimbulkan induksi magnet sebesar šµ, lebih jelasnya terlihat pada gambar berikut ini Gambar 6. Kawat lurus berarus listrik B= \frac{ \mu _0i}{2 \pi a} Keteranganšµ = besar induksi magnet Tš = besar arus listrik Aš = jarak titik ke kawat m \mu _0 = permeabilitas magnet Bagaimana kalau kawatnya lebih dari satu misalnya š buah kawat, maka persamaannya menjadi B= \frac{ \mu _0\,iN}{2 \pi a} Induksi Magnet Pada Kawat Melingkar Berarus Listrik Sebuah kawat melingkar yang dialiri arus listrik akan menimbulkan induksi magnet dengan arah sesuai dengan kaidah tangan kanan. Untuk menunjukkan arah induksi magnet di sekitar kawat lurus berarus listrik, genggamlah kawat dengan tangan kanan dengan ibu jari terbuka. Sesui dengankaidah tangan kanan, arah ibu jari menunjukkan arah induksi magnet, sedangkan arah keempat jari yang lain menunjukkan arah arus listrik, seperti terlihat pada gambar berikut Gambar 7. Kaidah tangan kanan kawat melingkar berarus listrik Besar induksi magnet pada kawat melingkar berarus adalah Keteranganšµ = besar induksi magnet Tš = besar arus listrik Aš = jarak titik ke kawat m \mu _0 = permeabilitas magnet Bagaimana kalau kawatnya lebih dari satu misalnya š buah kawat, maka persamaannya menjadi B= \frac{ \mu _0\,iN}{2 \pi a} Induksi Magnet Pada Solenoida Medan magnet yang kuat di sekitar arus listrik, dapat dibuat dengan lilitan kawat membentuk kumparan. Kumparan seperti ini disebut solenoida. Solenoida memiliki sifat yang sama dengan magnet batang,yaitu mempunyai kutub utara dan kutub selatan. Arahnya dapat ditentukan dengan kaidah tangan kanan. Jika kita menggenggam solenoid dengan tangan kanan dengan ibu jari terbuka, arah ibu jari menunjukkan arah induksi magnet arah utara dan arah keempat jari lainnya merupakan arah arus listriknya. Gambar 8. Kaidah tangan kanan pada solenoida Besar induksi magnet pada solenoida dapat ditentukan pada pusat dan ujung solenoid. Pada gambar berikut titik o adalah titik pusat solenoid dan titik p adalah titik ujung solenoida Gambar 9. Solenoida a. Besar Induksi Magnet Pada Pusat Solenoida Besar induksi magnet pada pusat solenoida dapat dihitung dengan menggunakan persamaan b. Besar Induksi Magnet Pada Ujung Solenoida Besar induksi magnet pada ujung solenoida dapat dihitung dengan menggunakan persamaan B= \frac{ \mu _0\,iN}{2l} Keteranganšµ= besar induksi magnet Tš= besar arus listrik Aš= banyak lilitan kawat lilitanš= panjang solenoida mš= banyak lilitan per panjang solenoida lilitan/m \mu _0 = permeabilitas magnet Induksi Magnet Pada Toroida Toroida adalah kumparan yang dilekuk sehingga membentuk lingkaran. Jika toroida dialiri arus listrik, maka akan timbul garisāgaris medan magnet berbentuk lingkaran di dalam toroida. Besar induksi magnet pada toroida dapat ditentukan dengan persamaan B= \frac{ \mu _0\,iN}{2 \pi a} Keteranganšµ = besar induksi magnet Tš = besar arus listrik Aš = banyak lilitan kawat lilitanš = jari-jari toroida m \mu _0 = permeabilitas magnet
PertanyaanMengapa jika magnet jarum didekatkan pada kawat penghantar berarus listrik akan menyimpang ? jelaskan !Mengapa jika magnet jarum didekatkan pada kawat penghantar berarus listrik akan menyimpang ? jelaskan ! ASMahasiswa/Alumni Universitas Negeri JakartaPembahasanKetika sebuah kompas diletakkan dekat kawat berarus, jarum kompas tersebut akan menyimpang. Penyimpangan magnet jarum kompas diakibatkan oleh adanya medan magnet disekitar kawat berarus . Percobaan iniditemukan oleh leh Hans Christian Oersted 1770-1851. Jika kuat arus listrik yang mengalir padakawat diperbesar maka jarum akan semakn menyimpang. Arah penyimpangan jarum kompas bergantung arah arus listrik yang mengalir dalam arah jarum kompas menunjukkan perubahan arah medan sebuah kompas diletakkan dekat kawat berarus, jarum kompas tersebut akan menyimpang. Penyimpangan magnet jarum kompas diakibatkan oleh adanya medan magnet disekitar kawat berarus. Percobaan ini ditemukan oleh leh Hans Christian Oersted 1770-1851. Jika kuat arus listrik yang mengalir pada kawat diperbesar maka jarum akan semakn menyimpang. Arah penyimpangan jarum kompas bergantung arah arus listrik yang mengalir dalam kawat. Perubahan arah jarum kompas menunjukkan perubahan arah medan pemahamanmu bersama Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!4rb+
kuat medan magnet disekitar kawat berarus dapat diperbesar bila