🦣 Prosedur K3 Dalam Perakitan Komputer

Bongkarpasang komponen komputer, perlu teliti dan sabar. Langkah-langkah yang penulis hadirkan, ini adalah langkah kerja. Dalam dunia teknik langkah kerja sangat perlu, guna efisiensi waktu. Jadi, bongkar pasang, bukan asal cabut sana-sini saja. Begitu juga dengan memasang, dengan sedikit tips sebagai berikut: NamaSekolah : SMK Negeri 1 Kecamatan Suliki Program Keahlian : Teknik Komputer dan Informatika Kompetensi Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan / Multimedia / Rekayasa Perangkat Lunak Mata Pelajaran : Komputer dan Jaringan Dasar Kelas / Semester : X TI / I A. Deskripsi Jaringan Dasar merupakan salah satu mata pelajaran yang terdapat pada Kurikulum 2013 yang masuk pada ranah C2. Mata Istilahlebih baik yang layak untuk arti luas seperti \"komputer\" ialah \"yang mengolah info\" atau \"metode pengolah isu.\" Selama bertahun-tahun sudah ada beberapa arti yang berbeda dalam kata \"komputer\", dan sebagian kata yang berbeda hal yang demikian sekarang disebut disebut sebagai komputer. Perusahaan Perakitan PERSONAL KOMPUTER Bagus CardEthernet dipasang pada saat computer mati. Penggunaan perlengkapan K3 serta langkah pengamanan dilakukan sesuai dengan prosedur yang diberlakukan. (Perakitan) Jaringan, merupakan pekerjaan untuk memilih dan membeli komponen jaringan yang dibutuhkan, PerakitanPC dan Keselamatan. Kerja dalam Merakit Komputer. .. (K3) dalam pengopera- sian peralatan ž Memperlihatkan sikap cermat dan teliti dalam menerapkan prosedur perakitan PC Modul ini menguraikan tentang cara atau proses dari menginstalasi PC yang diawali dengan cara menentukan . Teshasil belajar siklus I dan siklus II sebanyak 20 butir soal. Berdasarkan analisis data mengenai hasil belajar pada mata pelajaran Perakitan Komputer pada siklus I didapatkan persentase rata-rata hasil belajar siswa secara klasikal sebesar 55.88%. Pada siklus II persentase rata-rata hasil belajar siswa secara klasikal sebesar 85,29%. Setelahsemua bersih, rakit kembali komputer sesuai prosedur yang benar. Lakukan pengamanan pada komputer dengan memasang antivirus dan firewal. Selesai . Pengujian Perakitan Komputer. 4. BIOS. 5. Sistem Operasi. PENILAIAN TENGAH SEMESTER GANJIL. 6. Driver Perangkat Keras Komputer UnknownOn Senin, 25 Agustus 2014. Menjelaskan prosedur pengoperasian kamera video. 1. Memasang baterai pada tempat baterai yang berada di bagian belakang badan handy kamera video , pastikan baterai terpasang dengan benar jangan sampai terbalik. Langkah 1, tarik ke atas viewfinder. Langkah 2, masukkan baterai dan tekan. Sebelummerakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan, diantaranya adalah : 1. Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka terjadilah hubungan arus pendek dan dapat merusak hasil rakitannya. 2. . Menerapkan K3 Keselamatan kerja saat merakit komputer atau PC - Sebelum kalian mulai merakit komputer / PC, anda diwajibkan membaca dan mengetahui Standar Operasional Prosedur dalam perakitan. Termasuk didalamnya mengikuti kaidah K3LH Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta lingkungan hidup. Merakit komputer atau Personal Computer itu hal yang mudah. Tapi hal yang dianggap mudah akan menjadi bencana jika tidak dijalankan atau tidak dikerjakan sesuai prosedur atau standar keselamatan yang berlaku. Oleh sebab itu, materi kali ini adalah anda diminta untuk mempersiapkan hal-hal yang berkenaan dengan Kesehatan dan Keselamatan Kerja dalam merakit komputerMenerapkan K3LH Keselamatan kerja saat merakit komputer atau PC 1. Prinsip K3LH Merakit Komputer K3LH adalah kependekan dari Kesehatan dan keselamatan kerja dan lingkungan hidup. Pengertian K3LH adalah sebuah standar operasional prosedur SOP yang dilakukan industri dunia kerja agar terjaganya Kesehatan dan Keselamatan Kerja serta Lingkungan Hidup baik karyawan maupun lingkungan selama pekerjaan berlangsung. K3LH merakit komputer adalah salah satu kegiatan yang dilakukan siswa SMK terutama kompetensi keahlian TKJ yaitu melakukan perakitan, pemasangan dan pengujian dari awal hingga komputer menyala dengan normal dengan memperhatikan Kesehatan dan keselamatan kerja dan lingkungan hidup. 2. Dasar Hukum K3LH Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Kesehatan dan keselamatan kerja dan lingkungan hidup mengatur tata cara dan hukum keselamatan kerja dalam segala tempat kerja baik di darat, di dalam tanah, di permukaan air, di dalam air maupun di udara, yang berada di dalam wilayah kekuasaan hukum Republik Indonesia. 3. Tujuan K3LH Merakit Komputer Melindungi tenaga kerja atas hak keselamatan dan kesehatannya dalam melakukan pekerjaan merakit komputer untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan produksi dan produktivitas Menjamin keselamatan setiap orang lain yang berada di lingkungan kerja merakit komputer Memelihara alat kerja merakit komputer agar dapat digunakan secara aman dan efisien A. Wearpack atau baju bengkel Baju bengkel khusus yang terbuat dari bahan tidak mudah terbakar tapi nyaman dipakai. Khusus untuk merakit komputer atau PC yang menggunakan komponen elektronika, disarankan menggunakan baju bengkel khusus dengan kemampuan anti listrik statisB. Topi atau alat pelindung kepala Pada saat merakit komputer, terutama di pabrik besar, topi adalah salah satu Alat Pelindung Diri yang berfungsi melindungi rambut yang terurai agar tidak membahayakan saat menggunakan bor Sepatu atau sandal karet anti slip Kegiatan merakit komputer erat kaitannya dengan listrik. Oleh sebab itu, sepatu atau sandal berbahan karet wajib digunakan untuk menghindari sengatan listrik, selain itu dapat juga menjaga dari bahaya APAR Alat Pemadam Api Ringan APAR adalah alat pemadam api ringan sebagai bagian dari alat pelindung diri dan alat pencegah kebakaran yang cepat. APAR berisi zat atau racun api yang dapat memadamkan api dengan cepat dan akurat. 5. Manajemen meja kerja merakit komputer Jika memungkinkan, lakukan perakitan komputer dimeja kerja yang memadai, cukup lebar, dengan penerangan yang baik. Jika sulit memenuhi kondisi ideal, anda dapat merakit PC dengan kondisi apa adanya, yang penting pastikan anda sudah menganalisa resiko-resiko dalam merakit komputer. 6. SOP saat merakit komputer Dalam merakit komputer, anda wajib mengikuti K3LH yang sudah ditetapkan perusahaan toko agar hasil perakitan komputer sesuai harapan dan tidak terjadi kendala yang fatal dan berakibat pada kerugian materil dan non materil Gunakan baju kerja khusus Pakailah sepatu atau sandal karet Pastikan ruang kerja cukup nyaman dan sejuk dengan sirkulasi udara memadai kalau bisa di ruang ber AC serta pencahayaan yang terang Jika mengunakan obeng bor, pastikan rambut yang panjang terikat dan tertutup topi agar rambut tidak tertarik mesin bor Siapkan semua alat-alat kerja dalam merakit komputer pada posisi paling nyaman dan mudah terjangkau Siapkan baut-baut dengan fungsi yang berbeda. Jika diperlukan, kotak baut diberi label nama fungsi baut. Misal, baut Hardisk, baut Casing, baut power supply. Kesalahan dalam memilih baut yang tepat dapat merusak drat sehingga komponen tidak terpasang kuat. Gunakan sarung tangan karet atau gelang anti-statis saat memegang komponen sensitif seperti processor, memory atau chipset. Jauhkan dari meja kerja benda-benda cair yang tidak tertutup rapat atau gelas berisi air agar saat merakit komputer aman dari tumpahan air. Tangani komponen elektronika yang bersifat mekanik seperti hardisk atau DVDrom dengan baik karena sangat sensitif terhadap gerakan kasar, apalagi terbentur dengan keras, karena dapat merusak komponen internal dalam alat tersebut. Pastikan Processor dan Memory terpasang diakhir perakitan salah satu tujuannya untuk menghindari kerusakan akibat listrik statis. Lakukan cros cek semua komponen, jumper dan soket-soket, terutama soket power jangan sampai kendor apalagi terbalik meski sekarang soket dibuat tidak mungkin terbalik setelah itu boleh melakukan test ujicoba. Jika gagal dalam ujicoba pertama dan hendak melakukan analisa, pastikan power supply telah dimatikan, dan kabel power dicabut dari listrik. Lakukan perapihan kabel dengan pengikat agar hasil merakit komputer terlihat estetika ketika hasil merakit komputer telah sesuai dan berhasil. Setelah kegiatan merakit komputer selesai, rapihkan semua peralatan kembali ke tempat semula dan atur jangan sampai tertukar. 1. Prinsip K3LH Merakit Komputer2. Dasar Hukum K3LH3. Tujuan K3LH Merakit Komputer4. Alat Pelindung Diri dalam merakit komputerA. Wearpack atau baju bengkelB. Topi atau alat pelindung kepalaC. Sepatu atau sandal karet anti slipD. APAR Alat Pemadam Api Ringan5. Manajemen meja kerja merakit komputer6. SOP saat merakit komputer Rudy SetiawanHello, I'm Rudy Setiawan. I'm a teacher at a vocational school in Lampung province, Natar district. Thank you for reading my blog, I hope it's useful for you. By the way, don't forget to subscribe to my YouTube channel. + Youtube thank u again.. Prosedur atau Langkah-langkah K3 Kesehatan dan keselamatan kerja A. Kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan hidup Perakitan komputer Dalam melakukan perakitan komputer kita harus memperhatikan kesehatan, keselamatan dan lingkungan hidup disekitar kita. Dalam hal ini yang harus kita perhatikan adalah 1. Kelengkapan kerja 2. Alat-alat yang membantu dalam pengerjaannya. 3. Kondisi Ruangan harus nyaman Dalam perakitan komputer kita harus memperhatikan K3LH untuk memperlancar proses kerja. Agar tidak terjadinya kesalahan – kesalahan yang tidak diinginkan. Untuk itu kita harus membekali diri kita dengan K3LH dan pengetahuan tentang perakitan komputer. Contoh penggunaan K3LH Seperti dalam perakitan komputer - Melengkapi diri dengan warepack - Ruangan yang nyaman - Tool yang membuat perakitan komputer. - Menjauhkan dari keringat, agar tidak terjadi pada alatnya. korsleting - Melakukan perawatan komputer melalui hardware maupun software. Dengan memperhatikan hal-hal diatas, maka terjadinya hal-hal yang tidak diingan sangat minim terjadi, tetapi bagi para pemula diharuskan melihat buku panduan dan sedikit pengetahuan tentang Perakitan komputer. Dibawah ini beberapa cara/langkah yang mungkin bisa membantu dalam melakukan perakitan komputer dengan memperhatikan keselamatan kerja, sebagai berikut - LANGKAH 1 Sebaiknya lakukan perakitan PC di ruangan tertutup dan bebas debu. Idealnya memang di ruangan ber-AC air condition. Siapkan meja kerja yang cukup lebar untuk menaruh semua peralatan dan perlengkapan, serta taruh sebuah kursi yang nyaman. Jangan merokok, karena abu rokok bisa mengotori dan merusak komponen PC, terutama prosesor. Tempatkan air minum Anda jauh dari meja kerja. Gunakan pula lampu penerangan yang cukup kuat. - LANGKAH 2 Untuk menghindari arus statik pastikan outlet listrik di rumah Anda telah dibumikan grounding, basuhlah tangan Anda terlebih dahulu dan keringkan. Ini untuk menghindari keringat dan kotoran di tangan yang bisa menyebabkan komponen PC berkarat. - LANGKAH 3 Siapkan casing, bukalah dari dusnya dan keluarkan. Casing yang kami gunakan di sini adalah model tower dengan penutup samping. Bukalah kedua penutup samping dengan melepas keempat baut yang berada di belakang casing. Simpanlah terlebih dahulu kedua penutup samping itu di tempat yang aman. - LANGKAH 4 adalah Pasanglah swicthing power supply unit PSU adapter pada tempat yang telah disediakan. Pada model tower dan middle tower, biasanya tempatnya di sisi paling atas. Lalu rekatkan dengan empat buah baut. Anda bisa mengabaikan langkah ini bila casing yang Anda beli telah menyertakan PSU di dalamnya. - LANGKAH 5 Bukalah boks motherboard Anda, keluarkan dan letakkan mobo tersebut di meja. Namun sebelumnya, beri alas pada bagian bawah motherboard dengan gabus yang tersedia dalam boksnya. Carilah soket chip prosesor pada motherboard. Soket tersebut memiliki lubang sesuai dengan jumlah pin pada chip. Pada salah satu sudutnya pasti ada dua lubang yang tertutup. - LANGKAH 6 Lepaskan tuas pengait prosesor dengan cara menekannya lalu tarik ke atas. Posisi pengait tersebut harus benar-benar tegak lurus, sehingga lubang soket terbuka seluruhnya. Ambillah prosesor, peganglah pada sisi-sinya. Lalu posisikan pada soket prosesor, pastikan sudut yang bertanda segitiga berada di dekat pengait. Tancapkan chip prosesor pada soket dan pastikan pinnya menancap semuanya. Berhati-hatilah, jangan sampai pinnya bengkok atau patah. - LANGKAH 7 Setelah chip masuk dengan tepat ke dalam soket, turunkan kembali pengait dengan cara menekannya ke bawah. Kaitkan hingga benar-benar terkunci agar chip prosesor tidak lepas. Chip yang tidak terkunci bisa pula menimbulkan error saat komputer dijalankan . - LANGKAH 8 Sebaiknya beri heatsink dan fan pada chip prosesor agar prosesor tidak cepat panas dan tahan lama. Oleskan sedikit thermal paste atau pasta pendingin di atasnya, lalu tempelkan heatsink dan kipas di atasnya. Kuncilah kipas prosesor dengan menekan dua pengaitnya secara bergantian dan hati-hati. - LANGKAH 9 Kuncilah kipas prosesor dengan menekan dua pengaitnya secara bergantian dan hati-hati. Jangan sampai Anda menekan terlalu keras pada sisi atas kipas. Lalu tancapkan kabel power untuk kipas ke motherboard. Letak soketnya biasanya berada di sebelah soket prosesor, cari saja yang bertuliskan CPU FAN . - LANGKAH 10 Berikutnya pasang kartu memori RAM pada slot DIMM yang telah disediakan. Sesuaikan jenis RAM dengan motherboard yang Anda gunakan. buka pengunci kartu memori, lalu tancapkan kartu dengan benar. Pastikan seluruh kaki kartu tertancap pada slot. Kemudian kunci posisinya dengan memasukkan pengait pada tuas penguncinya ke lubang pada kartu memori. - LANGKAH 11 Beralihlah ke casing, pasang baut alas untuk mobo pada pelatnya. Warna bautnya biasanya keemasan dan berlubang. Baut ini biasanya disertakan pada saat Anda membeli casing PC. Bila tidak ada, maka Anda bisa membelinya di toko aksesori komputer terdekat. Pastikan penempatannya sesuai dengan jumlah dan posisi lubang baut yang dimiliki mobo. Kemudian kencangkan baut tersebut dengan menggunakan tang - LANGKAH 12 Siapkan pula pelat penutup belakang, sebagai tempat munculnya port PS/2, USB, COM, paralel dan soundcard. Plat ini biasanya disertakan pada saat anda membeli Mother board. Pasanglah pada sisi belakang casing. - LANGKAH 13 Angkat motherboard dan letakkan ke dalam casing. Posisikan mobo dengan mengepaskan lubang bautnya di atas baut-baut alas. Lalu pasang baut-baut mobo yang telah diberi cincin isolator. Penggunaan cincin isolator hanya untuk menghindari adanya hubungan arus pendek antara jalur-jalur motherboard dengan baut. Namun demikian, desain mobo yang ada saat ini telah mencegah adanya jalur elektronik ke seputar lubang baut. Setelah terpasang semuanya, kencangkan satu persatu dengan menggunakan obeng. - LANGKAH 14 Pasang konektor yang berasal dari lampu LED, spiker, tombol power dan tombol reset PC ke mobo. Letak pinnya biasanya berada di depan slot PCI. Meski harus berhati-hati, Anda tak perlu merasa khawatir pemasangan konektornya terbolak-balik. Masing-masing pin di mobo sudah ada namanya. Tinggal sesuaikan saja namanya dengan nama konektor yang akan ditancapkan. - LANGKAH 15 Berikutnya, hubungkan konektor kabel power yang berasal dari PSU ke port power. Prosedur atau Langkah-langkah K3 Kesehatan dan keselamatan kerja Kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan hidup Perakitan computerDalam melakukan perakitan komputer kita harus memperhatikan kesehatan, keselamatan dan lingkungan hidup disekitar kita. Dalam hal ini yang harus kita perhatikan adalah Kelengkapan kerjaAlat-alat yang membantu dalam Ruangan harus nyaman APD Alat Pelindung Diri dalam Merakit PC Gelang Anti Static Wearpack Standar Untuk melindungi tubuh kita terimbas oleh kecelakaan, maka kita harus menggunakan pakaian kerja wearpack yang standarSepatu dari Karet Warna Hitam Untuk menghindari sengatan Antistatik Gelang antistatik bahasa Inggris antistatic wrist strap, ESD wrist strap, atau ground bracelet adalah alat yang digunakan untuk mencegah pengosongan elektrostatik Bahasa Inggris electrostatic discharge, yang disingkat ESD dengan membumikan grounding seseorang yang sedang mengerjakan alat dari Gelang Anti Statis Memperlambat/mencegah terjadinya kerusakan pada komponen-komponen tersengat aliran listrik sa’at memperbaiki PC Tips Keamanan keselamatan Kerja K3 dalam Merakit PC Sebelum merakit sebuah PC ada beberapa tips yang perlu diperhatikan dalam menunjang Keamanan keselamatan Kerja K3 dalam Merakit PC, diantaranya adalah Hindari merakit dalam keadaan berkeringat, karena kemungkinan keringat akan menetes keperalatan yang sedang kita rakit tanpa kita ketahui, lalu saat kita menyalakan power supply maka terjadilah hubungan pendek dan merusak hasil rakitan memegang atau meyentuh langsung kaki prossesor yang ada termasuk chipset. Karena dikhawatirkan adanya listrik statis yang dimiliki tubuh kita akan merusakkomponen tersebut. Untuk mencegah hal ini kita harus meng-ground-kan tubuh kita dengan cara memengang cassing saat power setiap tahap perakitan sebalum menambahkan komponen yang baru, power suplly harus dimatikan. Memasang komponen pada saat power supply hidup akan merusak komponen yang akan di pasang dan komponen lupa menyiapkan peralatan dan bahan-bahan sebelum memulai perakitan, agar seluruh kegiatan perakitan tidak terhambat pada kemungkinan kurangnya peralatan yang pemasangan komponen harddisk dengan kasar, karena dapat merusak harddisk tersebut. Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan Listrik Penolong harus mengamankan diri dahulu untuk mengindarkan pengaruh arus listrik, berada pada papan kering, kain kering, pakaian, alas yang serupa itu yang bukan logam kayu, karet. Jika tidak mungkin kedua tangan penolong dibalut dengan kain kering, pakaian kering atau bahan serupa itu kertas, karet.Pada saat memberikan pertolongan, penolong harus menjaga diri agar tubuhnya jangan bersentuhan dengan benda logam. Cara membebaskan penderita dari aliran listrik Penghantar dibuat bebas dari tegangan dengan memutuskan sakelar atau gawai pengaman, penghantar ditarik sampai terlepas dari penderita dengan menggunakan benda kering bukan logam, kayu atau tali yang diikat pada ditarik dari tempat dilepas dari tubuh penderita dengan tangan yang dibungkus dengan pakaian kering yang dihubung-pendekan atau dibumikan. sumber

prosedur k3 dalam perakitan komputer