🫎 Btn Properti Expo 2017

GELARANpameran properti Realestat Indonesia (REI) Expo 2017 berlangsung di Jakarta Convention Center, pada 15-23 April 2017. Rabu, 20 Jul 2022 WIB E-paper Media Indonesia Hari Ini TEMPOCO, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membukukan perolehan kredit kepemilikan rumah (KPR) di atas target dalam ajang Indonesia Property Expo (Ipex) 2017. Direktur Consumer Banking BTN, Handayani mengatakan, targetnya adalah Rp 5 triliun, sedangkan hasil dari pameran properti selama 11-19 Februari 2017 melampaui angka tersebut. PTBank Tabungan Negara (BTN) Tbk sukses mencatatkan potensi kredit baru sekitar Rp8,36 triliun dalam gelaran pameran perumah-an Indonesia Properti Expo (Ipex) 2017. Capaian itu melebihi target awal yang diincar perseroan senilai Rp5 triliun. Senin 14 Agustus 2017 20:19 WIB. Leo (kiri) dan Dedy Lesmana Departement Head Sales Development Non Subsidized Mortgage & Consumer Lending Division Bank BTN (kanan) pada Indonesia Properti Expo Stand 42 - Hall B, Jakarta Convention Center (13/8) (Antara Foto/ Arsip) Sicilia Alexander Setiawan di Indonesia Properti Expo, Jakarta ProspekProperti Cerah pada 2017, BTN Siapkan Amunisi Bank BTN pacu peningkatan pengembang baru guna mendorong produksi rumah rakyat dengan dukungan digital banking. Bank BTN pacu peningkatan pengembang baru guna mendorong produksi rumah rakyat dengan dukungan digital banking Sep 03 2016. BTNmemasang target penyaluran kredit konstruksi yang diperuntukkan bagi pengembang perumahan sebesar Rp25 triliun, angka ini lebih tinggi dibandingkan capaian tahun lalu sebesar Rp21,9 triliun. Per Juni 2017, kredit konstruksi yang sudah disalurkan BTN tumbuh 18,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau senilai Rp23,5 triliun. BankTabungan Negara (BTN) bakal menggelar BTN Property Expo 2014, menghadirkan 300 proyek perumahan dan apartemen. Pameran ini akan berlangsung di Hall A dan B Jakarta Convention Center (JCC) mulai 16-24 Agustus 2014. Selama pameran nanti, BTN menawarkan promo menarik diantaranya penetapan uang muka dengan suku bunga KPR atau KPA sebesar 9,99% Liputan6com, Jakarta - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN telah mencetak lebih dari 24 ribu calon developer muda hingga medio Agustus 2020. Puluhan ribu lulusan tersebut merupakan bagian dari program pelatihan di bidang properti yang diinisiasi Bank BTN untuk mendorong pertumbuhan bisnis properti yang berkelanjutan di Indonesia.Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury Pasarproperti nasional dinilai masih menarik. Tingkat permintaan mulai membaik, khususnya untuk sektor perkantoran BTN Incar Transaksi Rp 8 T di Property Expo 2018; Sri Mulyani: Ekonomi Digital Jadi Salah Satu Tantangan RI "Permintaan terhadap ruang perkantoran selama tahun 2017 mengalami tingkat pertumbuhan yang bisa dikatakan cukup . Pengunjung melihat contoh rumah dan properti saat pameran properti PT Bank Tabungan Negara BTN di Jakarta Convention Center JCC, Jakarta, Ahad 14/8. Republika/Agung Supriyanto JAKARTA - Meski pertumbuhan bisnis properti belum sepenuhnya menggembirakan, namun kalangan pengembang dan perbankan tetap memacu pertumbuhan di bisnis ini. Salah satunya dengan melanjutkan pameran tahunan Indonesia Properti Expo IPEX 2017. Managing Director Consumer Banking Bank BTN, Handayani mengakui industri properti belum bergerak naik meski ada indikasi perbaikan dibanding tahun lalu. Kenaikan terlihat dari pencairan KPR BTN sepanjang semester pertama tumbuh year on year 21 hingga 23 persen. Gencarnya pembangunan infrastruktur diharapkan memberikan dampak positif bagi industri properti. Menurutnya, yang menjadi tantangan untuk perumahan adalah yang harganya diatas Rp 1 miliar lantaran permintaan masih belum berubah. Pihaknya juga sudah menyiapkan sejumlah fasilitas maupun kemudahan baru bagi calon konsumen yang datang pada pameran ini. "Kita coba kesempatan bagi investor atau pemilik rumah baru untuk membeli di pameran ini," katanya. Selain mendongkrak pertumbuhan KPR, ajang IPEX 2017 yang bertepatan dengan HUT kemerdekaan Indonesia ini menjadi kesempatan bagi bank BTN untuk memberikan apresiasi pada nasabah dan mitra usaha. Termasuk memberikan 17 kemudahan bagi calon nasabah. Seperti potongan provisi dan adminsitrasi 50 persen, jangka waktu KPR hingga 25 tahun dan diskon premi asuransi 20 persen. "Kami akan melakukan akad bersama 1000 orang anggota Polri secara serentak di seluruh Indonesia," kata Handayani, Kamis 20/7. Menurut Handayani IPEX yang digelar pada tanggal 12 hingga 20 Agustus mendatang ini Jakarta Convention Centre ini diharapkan mampu menyedot 350 ribu pengunjung dengan pendapatan Rp 5 triliun. Lebih tinggi dari tahun sebelumnya sebesar 4,2 triliun. Saat ini hunian yang banyak dilirik berada di kisaran Rp 250 juta sampai 500 juta dengan cicilan Rp 1,2 sampai Rp 2 juta. Untuk jangka pinjaman 15 hingga 20 tahun harga rumah yang diminati adalah Rp 250 sampai Rp 350 tahun. Beberapa pengembang telah menawarkan proyek berkonsep Transit Oriented Development TOD yang memberikan kemudahan akses lalu lintas dan fasilitas bagi penghuninya. Masyarakat diingatkan bila proyek ini sudah selesai maka nilai properti akan naik hingga tiga kali lipat dari harga sekarang. "Ini waktu yang tepat untuk berinvestasi di properti, saat infrastruktur jadi di 2019 maka harga akan naik," katanya. Stand Binakarya Groupdi Indonesia Properti Expo. Foto Novan Nurul Alam/kumparanPT Bank Tabungan Negara Persero Tbk. kembali menghelat ajang pameran perumahan berkala, Indonesia Property Expo IPEX 2017. Acara ini di buka oleh Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Dalam IPEX ke-11 ini, BTN membidik penambahan kredit baru senilai Rp 2,5 triliun. Perseroan optimistis mampu mencapai target tersebut mengingat ajang pesta KPR ini akan menghadirkan 700 proyek properti dari 212 pengembang di seluruh tersebut juga didukung berbagai promosi yang ditawarkan dalam pameran yang digelar mulai 11-19 Februari 2017 ini. Di antaranya, ditawarkan bunga murah sebesar 4,67 persen fixed 1 tahun untuk KPR Non-Subsidi, kemudian bunga 5 persen fixed untuk KPR Subsidi. Masyarakat pun dapat menikmati fasilitas uang muka mulai 5 persen untuk KPR Non-Subsidi dan 1 persen untuk KPR ini digelar dalam rangka perayaan ulang tahun ke-67 BTN, sekaligus sebagai salah satu langkah perseroan untuk mencapai target peningkatan pangsa pasar Kredit Pemilikan Rumah KPR naik ke level 40% pada 2019 PPDPP di Indonesia Properti Expo 2017 Foto Novan Nurul Alam/kumparanDirektur Utama BTN Maryono mengatakan, tahun 2017 menjadi peluang besar bagi sektor properti. Potensi tersebut terlihat dari angka backlog dan kebutuhan rumah yang masih tinggi, serta minat investasi ke sektor properti yang masih lagi, pemerintah juga terus mendukung kepemilikan rumah masyarakat Indonesia dengan mengalokasikan anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan FLPP, Susbsidi Selisih Bunga SSB, dan bantuan uang muka pada 2017 yang lebih besar dibandingkan di 2016. Bank Indonesia pun kian mempermudah masyarakat mengakses KPR dengan melonggarkan aturan Loan To Value LTV pada potensi tersebut, juga ditopang berbagai langkah transformasi yang digelar BTN, diyakini Maryono mampu mengantarkan perseroan mencatatkan pangsa pasar sebesar 40% pada 2019 dari posisi saat ini sekitar 33,57%.“Potensi di sektor properti tersebut akan BTN manfaatkan untuk meningkatkan kredit sekaligus menambah pangsa pasar. Berbagai langkah akan dilakukan salah satunya melalui berbagai ajang promosi seperti IPEX 2017 ini, juga melalui berbagai transformasi yang telah dan akan digelar perseroan,” jelas Maryono dalam Pembukaan IPEX 2017 di JCC, Jakarta, Sabtu 11/2.Dalam pameran ini, BTN juga menawarkan jangka waktu kredit selama 25 tahun untuk KPR Non-Subsidi dan 20 tahun untuk KPR Subsidi. Pameran ini juga menawarkan diskon 50% biaya administrasi dan provisi, diskon hingga 20% pada premi asuransi jiwa, sistem one hour approval, hingga fasilitas KPR bundling dengan kredit kendaraan bermotor serta furnitur untuk isi IPEX digelar BTN sebanyak dua kali setiap tahunnya. Selain dihelat dalam rangka perayaan ulang tahun BTN yang jatuh pada tanggal 9 Februari, IPEX juga digelar pada periode perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Jakarta - PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk sukses mencatatkan potensi kredit baru sekitar Rp 8,36 triliun dalam gelaran pameran perumahan tahunan bertajuk "Indonesia Properti Expo IPEX 2017" yang berlangsung selama 10 hari pada 11-20 Agustus 2017. Adapun, capaian tersebut melebihi target awal yang diincar perseroan senilai Rp 5 Director Consumer Banking Bank BTN Handayani mengatakan potensi kredit baru yang terhimpun selama IPEX berlangsung tersebut menunjukkan masih tingginya kebutuhan masyarakat akan hunian."Raihan transaksi tersebut menjadi cerminan masih tingginya permintaan akan hunian baik sebagai tempat tinggal maupun untuk berinvestasi. Apalagi dalam pameran ini, Bank BTN berupaya menggarap potensi tersebut dengan memberikan berbagai kemudahan dan fasilitas menarik bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian baik dari segi promo bunga maupun gimmick menarik lainnya," jelas Handayani dalam Penutupan IPEX 2017 di Jakarta Convention Center JCC, Jakarta, Minggu 20/8/2017. Handayani meyakini, dengan capaian transaksi pada IPEX kali ini akan menjadi pendorong Bank BTN mencapai target penyaluran kredit pada akhir 2017 nanti. Apalagi, hingga kini fasilitas KPR masih menjadi pilihan masyarakat untuk memiliki rumah. Data Bank Indonesia BI menyebutkan, sebagian besar konsumen atau sebanyak 75,54% masih memilih KPR sebagai fasilitas utama dalam melakukan transaksi pembelian properti properti tahunan tersebut, tambah Handayani, juga digelar sebagai wujud dukungan Bank BTN untuk Program Satu Juta Rumah."Sebagai integrator utama Program Satu Juta Rumah, kami optimistis lewat Pesta KPR ini, kami mampu mencapai target realisasi program nasional tersebut," sambung merinci, dari segmen konvensional, permohonan KPR terbesar berasal dari segmen KPR Non-Subsidi sektiar Rp 5,42 triliun. Sementara itu, prospek persetujuan KPR Subsidi mencapai sekitar Rp 921,37 BTN pun mencatatkan penambahan rekening konvensional baru mencapai lebih dari rekening sepanjang pameran IPEX berlangsung. Permohonan kredit baru melalui skema syariah pun mencatatkan kinerja positif, atau mencapai sekitar Rp 2,02 Usaha Syariah UUS Bank BTN juga berhasil menambah sekitar akun rekening baru dari ajang IPEX 2017. Dari ajang pameran tahunan ini, Bank BTN juga mencatatkan pencapaian transaksi digital melalui BTN Properti sekitar Rp 56,3 transaksi selama IPEX 2017 kali ini, Bank BTN mencatat hunian di wilayah Bogor dan Bekasi menjadi lokasi yang paling banyak diminati pengunjung Kantor Cabang KC BTN di Bogor, misalnya. Kantor cabang ini mencatatkan nilai potensi KPR baru dari IPEX 2017 sekitar Rp 889,63 miliar. Lalu, dari KC BTN di Bekasi, nilai potensi KPR baru yang diraih mencapai sekitar Rp 787,43 dalam pameran yang menghadirkan 845 proyek perumahan tersebut, Bank BTN memang memberikan berbagai fasilitas dan kemudahan bagi para pemanis yang ditawarkan yakni bunga KPR sebesar 5% fixed 1 tahun serta 6,5% fixed 3 tahun untuk untuk KPR Non-Subsidi. Tidak ketinggalan, Bank BTN juga memberikan fasilitas uang muka down payment/DP untuk KPR Non-Subsidi mulai dari 5%, one hour approval, dan diskon hingga 20% untuk premi asuransi BTN juga menawarkan diskon biaya administrasi sebesar 50%, bunga 5% selama jangka waktu kredit, dan DP mulai 1% untuk program KPR pada IPEX yang telah digelar kedua kalinya pada 2017 tersebut, Bank BTN juga memberikan fasilitas KPR Bundling untuk kredit kendaraan bermotor dan furniture untuk isi rumah dan program promo menarik total, penyaluran KPR Bank BTN terus mencatatkan kinerja positif. Pada Juni 2017, KPR Bank BTN tumbuh di level 19,13% yoy menjadi Rp 127,49 triliun dari Rp 107,02 triliun pada Juni 2016. Dengan kinerja penyaluran tersebut, Bank BTN kini masih memimpin pangsa pasar KPR yakni sebesar 35,4% per 31 Maret 2017."Kami meyakini dengan berbagai gelaran pameran, promosi, serta inovasi bisnis yang dilakukan akan mampu mengerek naik pangsa pasar KPR ke level 40% pada 2019 mendatang," tutup Handayani. dna/dna

btn properti expo 2017